Artikel Terbaru

Friday, October 14, 2016

Dopokan Pitulasan Full Ngode dan Full Day Sekul

Sembari menyaksikan lomba Pitulasan dalam rangka HUT Proklamasi RI ke 71 di RT-ku pada pagi hari ini,,Sebuah pertanyaan meluncur deras dari bibir Kang Sukar:
"Kang, kalau emang benar model pendidikan Barat itu hebat kosep dan metodologinya ,Kenapa hasilnya manusia penjajah ," tanya Kang sukar padaku di pinggir halaman rumahnya Pak Sarif Ketua RT-ku
Glek. Aku dan teman-taman warga RT nggak bisa ngejawab apa apa,Kaget bukan kepalang mendengar pertanyaan Kang Sukar .
Seorang sopir Koperades .berwarna hijau ,hari ini sengaja libur tidak berangkat mengemudi karena ingin kumpul bersama-sama warga RT ramai-ramai diarena Lomba Pitulasan
Pertanyaannya benar-benar berkelas.
Kang Sukar kalau ngomong asal cemplong,balasuta apa adanya persis kaya knalpot sepeda motor tanpa sarangan.
:"Emangnya kenapa" jawab Kang Wahidin.
"Kalau memang hebat mestinya sudah ganti haluan menjadi bangsa yang bermartabat membimbing bangsa lain menjadi lebih maju,Itu semua karena manusia dijadikan benda mati kaya robot,apa kaya ayam sayur."
Kang Sukar behenti sejenak ,matanya jelalatan menyaksikan lomba penthung air,lalu ngyeorocos lagi
"Orang Barat dari dulu sampai kini tetap saja menjajah dulu langsung dengan menguasai dan menguras kekayaan sebuah negera ,Sekarang cuma beda kemasan dengan nama pasar bebas atau globalisasi"
"Brisik,,,ngromyang baen,,arep full day apa model apa baen pol pole Full Ngode, karo Full Day Sekul ," Kang Sirwan nimbrung dari arah belakang memotong ucapan Kang Sukar.
Skak Mat.
Aku dan teman-temanku cuma bengong ,persis kaya patung terdiam bisu terpana dengan ocehan Kang Sukar dan Kang Sirwan
Sebongkah emas permata pengetahuan kudapatkan dari lomba Pitulasan,rubungan dengan warga kampung.
Ternyata omongan semprul ngayag asal ngomong dari Kang Sukar dan Kang Sirwan isinya padat banget ..
Merdeka selama ini ternyata baru tataran simblolis belaka dengan ucapan...Merdeka,,,Merdeka,,,Merdeka....
Sembari mengepalkan tangannya keudara masih perlu pembuktian dan diperjuangkan lagi.
Penjajahan ternyata masih gentayangan sebagaimana yang dikemukakan Kang Sukar dan Kang Sirwan,
Selama ini kita terbuai dengan kehebatan bangsa Barat yang konon lebih maju dalam pendidikan namun ternyata hanya menghasilkan manusia cerdas dan pinter otaknya
Namun ruangan hatinya kosong melompong tak berisi kecerdasan dan kesalehan sosial.
Karangnangka 14 Agustus 2016

0 comments:

Post a Comment