Artikel Terbaru

Friday, October 14, 2016

Obrolan Malam Demokrasi dan Warung Jengkol

Ah ada ada saja Kang Sarpin,suka ngebanyol gak pernah serius persis kaya wajahnya "baby face" bikin semua orang termehek-mehek sampai perutnya ngepir kaya shockbaker skuter bubutnya , Pelangggan tetap

Warung Jengkol sejak mulai berdiri alias tumpengan,menjadi sepi tanpa kehadiran lelaki kampung yang gemar celana jeans lusuhnya bermingu-minggu nggak pernah dicuci, Hebat banget tuh Kang Saripin ,sampai-sampai tidur aja jeans lusuhnya menemani parkir diruang tidurnya.

"Namanya aja Sarpin ,Sarapan Pindo atau Sarahnya kendo,,,wk..wk wk..."begitu ledek Kang Daldiri menyindir sahabatnya sesaat Yu Wati owner Warung Jengkol menyuguhkan secangkir kopi kapal api di meja sebelah depan .

Warung Jengkol menjadi warung favorit warga kampung mangkal sesudah habis sholat Isya menjadi arena ngobrol ngalor ngidul dari aktivitas keseharian sampai sore. Nama Jengkol sengaja dicatut Kang Saripin ,eh jengkol bukan jengkol yang biasa dilalap sama sambel terasi ,Tapi Jengkol itu singkatan, meJeng dan Kolaborasi.

Maen banget tuh ide Kang Sarpin,meski gak rampung SMA nya ,tapi ide dadakannya terkadang hbering juga kayak ngerti soal marketing segala.

Pencitraan alias brand image yang dibangun dalam menamakan warung patut diacungi jempol,Sudah lebih 15 tahun lo warung Jengkol eksis dari dulu sampai sekarang,berganti terus penghuninya dari generasi seangkatan

Kang Sarpin,Kang Munajat, Kanga Daldiri dan lainnya.Cuma Trio SMD yang masih karatan menjadi pelanggan tetap warung Yu Wati...

Kang Daldiri, orangnya serius, tubuhnya berotot karena tiap pagi dan sore tekun bolak balik menaiki pohon kelapa mengambil air deresan sejumlah 30 pohon,

Menjadi penderes adalah pilihan hidupnya yang telah ditekuninya sejak usia 15 tahun, Setia menjadi penderes sampai-sampai alas kakinya kapalen .Gak apa apa yang penting rejekinya halal nggak maling apa korupsi,

Penderes jangan dibilang pekerjaan hina, tanyain tuh pada ibu-ibu kalau masak tanpa gula jawa pasti rasanya kurang. coba kalau bulan puasa atawa Romadlon ,mau bikin kolak atau bubur kacang ijo nggak ada gulanya pasti sepet abnget rasanya, malah bisa diilang bukan kolak.

Kang Daldiri sering diolok olok dengan julukan Mudal Sendiri,,eh,,eh tunggu dulu keuar sendiri apanya, Tuh kata Kang Munajat ,daldiri orangnya nggak bisa nyimpen rahasia ,bahaya banget biasanya nyerong kanan kiri ngedumel pada siapa saja, cerita baik nggak soal.

Duh minta ampun Kang Daldiri kalau sudah ndower seluurh kampung bakal heboh gosok sana-gosok sini.
Beda Kang Sarpin ,Kang Daldiri, profil Kang Munajat emang orangnya teduh lumayan ganteng , cool banget mungkin karena dulu pernah nyantri disebuah ponpes di jawa timur ,

Anak kedua Pak Kayim Toha menjadi figur penyeimbang buat dua sahabatnya yang punya karakter keras dan ngebanyol,Bisa dibanyangkan setiap malam berantem melulu di warung jengkol. sudah bukan asing lagi

Kang Sarpin dan Kang Munajat kaya tokoh film Kartun Micky Mouse,,,yang kucing sama tikus tiap bertemu pasti nggak pernah sepakat tentang hal apapun. Kang Sarpin sukanya ngeledek sementara Kang

Daldiri mudah tersinggung.wadu bahayan kalau nggak ada Kang Munajat,
Kemarin ngobrol soal demokrasi ,asyiknya bukan kepalang,di warung Jengkol,,Kang sarpin nyerucus soal belum matangnya demokrasi di tanah air, Ia mengkritik cara pemilihan ketua parpol,dari tingkat kampung sampai tingkat pusat, Menurut kang Sarpin,semua level tingakatan demokrasi telang menggunakan one man one vote alias dipilih langsung oleh rakyat,Lho kenapa milih ketua partai masih model demokrasi perwakilan,Coba deh, milih ketum parpol di indonesia yang milih cuma ketua cabang, apa ketua wilayahnya. Kok njomplang.
."Entar dulu" sela Kang Daldiri,
"elu ngomong apa ,pin, ngurus kutu aja nggak becus" potong kang Daldiri dengan nada tinggi
"He, dal,,ente madan go nternasinal ngapa otakya, jangan cuma ngertinya melukin pohon kelapa, makanya pikirannya culun" tangkis Kang Sarpin
"Sudah-sudah, pada pecototan kaya anak kecil aja" Cegah Kang Munajat melihat dua sahabatnya mulai panas kepalanya,persis sepanas kopi kapal apinya yang baru disiram air panas,
"
"Benar juga ya kata Sarpin,parpol dinegeri ini kalau milih ketua parpol dari tingkat ranting sampai tngkat pusat yang milih cuma ketuanya aja atau perwakilannya dengan 1 suara dihitungnya, jadi model pemilihannya perwakilan alias tidak langsung.Sementara Pilkades, Pilbup,PilGub,Pipres, Pileg,semua warga langsung berbondong-bondong ke TPS memilih dengan deokrasi langsung"one man one vote.juga ada pengawasnya.

Kayaknya makin elok kalau parpol merubah pola pemilihan partanya semacam konvnesi atau model pemilihan Ketua BEM di kampus-kampus.Yang lucu itu waktu Pilkada atau Pileg ,lho mana kekuasaan Ketua Cabang dan Ketua wilayah, ya paling pol cuma mengsusulkan, yang jadi penentu Ketum Pusatnya.

Kalau begitu paprol modelnya linier keatas kayaknya garis komando atau model perusahaan" Kang Munajat sejenak mendinginkan suasana supaya cair, sembari meneguk kopinya yang mulai mendingin.Ya Kang Sarpin dan Kang Daldiri akhirnya nyengir bareng mendengar penejelasan Kang Munajat...

2 comments:

  1. KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.


    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.


    ReplyDelete