Artikel Terbaru

Monday, April 9, 2018

PESANTREN PLURALIS karya Dr,H Muntahibun Nafis,M.Ag

Kombinasi ilmu pesantren dan ilmu kampus ditunjang kemampuan berorganisasi yang mapan serta kematangan dalam berinterksi sosial sejak remaja membuat anak kampung yang sederhana ini tak tercerabut dari akar budayanya.

Cucu menantu Kyai Toha ulama kharismatik Desa Kranggan Kecamatan Pekuncen Banyumas saat dikampung mengabdikan dirinya untuk kemaslahatan umat bergabung dengan Lembaga Kajian Kamis Manisan dan kegiatan keagamaan,sosial kemasyarakatan lainnya

Melanglang buana menuntut ilmu agama Islam dari Pesantren ke Pesantren di Tanah Jawa,sembari mengais ilmu dari Uiniversitas ke Universitas baik di dalam dan di Luar negeri tak terhitung jumlahnya.

Dosen muda IAIN Tulungagung ini memang,dikenal nyleneh senengnya pakai tutup kepala tradisonal Jawa "Blangkon " sehingga kemana-mana mudah dikenal karena dialah yang paling beda dengan sahabat-sahabtanya dan sudah pasti mendapat tambahan gelar "Kyai Blangkon"

Setelah meluncurkan Buku Ilmu Pendidikan Islam pada 2011 Kyai Blangkon Dr,H Muntahibun Nafis,M.Ag,kembali menghasilkan karya baru buku "Pesantren Pluralis" dibawah bimbingan Indonesianis asal Australia Prof Dr,Greg Felay,Prof ,Virginia Hockers,Guru Besar IAIN Tulungagung Prof Dr,Mujamil Qomar,M.Ag. Dosen Senior Monash Law School Prof Dr,Nadrisyah Hossein,LLM,MA (Hons),Ph,D,Guru Besar The Australian National University (ANU) Australia Prof,James Fox,Pengasuh Pondok Pesantren Ngalah Romo KH.Sholeh Bahruddin

 
Selamat buat Dr,H Muntahibun Nafis,M.Ag ,atas buku terbarunya " Pesantren Pluralis"

0 comments:

Post a Comment