Artikel Terbaru

Saturday, April 7, 2018

Suluk

Secara etimologis, kata suluk berarti jalan atau cara,bisa juga diartikan kelakuan atau tingkah laku,sehingga husnu al-suluk berarti kelakuan yang baik.

Kata suluk adalah bentuk masdar yang diturunkan dari bentuk verbal "salaka.yasluku" yang secara harfiah mengandung beberapa arti yaitu "memasuki, melalui jalan, bertindak, dan memasukkan.(Dewan Redaksi Ensikl0pedia Islam.1993;292)

Secara garis besar suluk merupkan kegiatan seseorang untuk menuju kedekatan diri kepada Allah, suluk hampir sama dengan tarekat, yakni cara mendekatkatn diri kepada Tuhan.Hanya saja, kalau tarekat masih bersifat konseptua, sedangkan suluk sudah dalam bentuk oprasional.(A.Rivay Siregar,2002;281).

Oprasional dalam arti yag sesungguhnya: bukan hanya sekedar teori melainan langsung dipraktekkan dalam tingkah laku keseharian, kata Suluk berasal dari terminologi dalam al-Qur'an "Fasluki" dalam surah an-Nahl ayat 69.(H.Oemar Bakry.:532)
Artinya
"Kemudian makanlah dari tiap-tiap(macam-macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).Dari perut lebh itu keluar minuman (madu yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang yang memikirkan.
Kata" fasluki" disini adalah kata perintah dari Allah untuk selalu berjalan di jalan-Nya jalan yang lurus.

Suluk di dalam Tasawuf adalah jalan atau cara mendekatkan diri kepada Allah SWT atau cara memperoleh ma'rifat.Istilah ini dugunakan untuk sesuatu kegiatan yang dilakukan seseorang agar ia dapat mencapai suatu ikhwal (keadaan mental) atau maqam tertentu.(Dewan Redaksi Ensiklopedia Islam,1993;292).

Di dalam kunci memahami tasawuf, suluk diartikan sebagai perjalanan spiritual menuju Sang Sumber. Ini adalah metode perjalanan melalui berbagai keadaan dan kedudukan.. Seseorang yang menempuh jalan ini disebut "Salik". Sang Hamba yang telah jauhberjalan menuju Allah adalah yang telah sunggh-sungguh menunjukkan penghambaannya kepada Allah.(Amatullah Amstrong,1996;268)

Menurut Imam al-Ghazali, suluk berarti menjernihkan akhlaq, amal pengetahuan. Suluk dilakukan dengan cara aktif berkecimpung dengan amal lahir dan amal bathin. Semua kesibukan hamba dicurahkan kepada Tuhannya, dengan membersihkan bathinnya untuk persiapan wushul kepada-Nya.(Imam Al-Ghazali (terj Abu Hamid):1994:21

Crgyl Glasse dalam Ensiklopedia Islam, yang dimaksud suluk adalah keadaan jiwa atau tindakan kalangan shufi yang dipandang sebagai perjalanan kepada Allah.(Cgril Glasse,2002:376)
Khan Sahib Kahja Khan (pakar bidang tasawuf asal India) mengatakan bahwa salik ialah orang yang tengah menempuh perjalanan rohani(Dewan Redaksi Ensiklopedia Islam,1993:292)

Gufron A Mas'adi dalam Ensiklopedia Islam mengatakan : suluk merupakan keadaan jiwa atau tindakan kalangan shufi yang dipandang sebagai sebuah perjalanan menuju Tuhan. Istilah ini menunjukkan quasi magis dan sebuah ucapan spiritualitis yang bercorak local Indonesia dikenal dengan upacara suluk. Dalam upacara ini pelakunya menapai kekuatan psikis atau magis dengan mempertahankan diri dari serangan dunia spirit selama satu malam, yang mana seseorang dimatikan secara simbolik(Cgril Glasse,2002:376)

Adapun hakekat suluk,ialah mengosongkan diri dari sifat-sifat madzmumah atau buruk (dari maksiat lahir dan dari maksiat bathin) dan mengisinya dengan sifat-sifat yang terpuji atau mahmuddah (dengan taat lahir dan bathin).(Mustafa Zahri,;251).tahapan-tahapan yang ahrus ditempuh ke arah mencapai haikat suluk adalah;
1,Marhalah Amal Lahir yaitu melakukan amal ibadah yang bersifat lahir atau nyata
2.Marhalah Amal bathin atua Muqorobah (mendekatkan diri kepada Allah) dengan jalan membersihkan diri dari maksiat lahir bathin.
3.Marhalah Riyadlah atau melatih diri dan mujahadah atau mendorong diri untuk selalu berusah dekat dengan Allah,Seperti dalam firma-Nya dalam surat al-Ankabut ayat 69
Artinya:
"Dan mereka yang mujahadah atau bersungguh-sungguh mencari Allah,sungguh kami (Allah) akan menunjukkan jalan tarekat kepada kami dan sesungguhnya Allah bersama-sama orang-orang berbuat kebajikan"(H.Oemar Bakry,1982:787)

Mujahadah dimaksudkan melakukan "jihad lahir" untuk menambah kuatnya kekuasaan rohani atas jasmani guna membebaskan jiwa kita dari belenggu nafsu duniawi supaya jiwa ini menjadi suci bersih bagaikan kaca yang segera dapat menangkap apa-apa yang bersifat suci, sehingga "mustahiq" memperoleh berbagai pengetahuan yang hakiki tentang Allah dan kebesaran-Nya.(H.Oemar Bakry,1982:18)

Karangnangka 07 April 2018
Referensi
Al-Ghazali,Imam,1994,Taman Jiwa Kaum Sufi,terjemahan Abu Hamid,Surabaya:Risalah Gusti
Amstrong,Amatullah.1996,Kunci Memasuki Dunia Tasawuf:Khasanah Istilah Sufi,Bandung:Miza
A.Rivay Siregar,2002,Tasawuf:Dari Sufisme Klasik ke Neo-Sufisme,Jakarta:PT Raja Grafindo Persada
Bakry,H.Oemar,1982,Tafsir Rahmat,Jakarta: PT Mutiara
Dewan Redaksi Ensiklopedia Islam 1993,Ensiklopedia Islam, cet .1Jilid IV,Jakarta:Ichtiar Baru van Hoeve
Glasse,Cgril,2002.Ensiklopedia Islam,Terj Gufron A Mas'adi,cet.3,Jakarta:PT Raja Grafindo Persada
Zahri,Muhammad,1979 Kunci Memahami Ilmu tasawuf,Surabaya: PT Bina Ilmu

0 comments:

Post a Comment